MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KEKHASAN ATOM KARBON MELALUI PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL GROUP INVESTIGATION SISWA KELAS XI MIPA SMAN 2 RANGKASBITUNG
Keywords:
Pembelajaran Kekhasan Atom Karbon , kooperatif model Group Investigation.Abstract
Berbagai dampak negatif dalam menggunakan metode kerja kelmpok tersebut seharusnya bisa dihindari jika saja guru mau meluangkan lebih banyak waktu dan perhatian dalam mempersiapkan dan menyusun metode kerja kelompok. Yang diperkanalkan dalam metode pembelajaran cooperative learning bukan sekedar kerja kelompok, melainkan pada penstrukturannya. Jadi, sistem pengajaran cooperative learning bisa didefinisikan sebagai kerja/belajar kelompok yang terstruktur. Yang termasuk di dalam struktur ini adalah lima unsur pokok (Johnson & Johnson, 1993), yaitu saling ketergantungan positif, tanggung jawab individual, interaksi personal, keahlian bekerja sama, dan proses kelompok. Penelitian ini berdasarkan permasalahan: (a) Apakah pembelajaran kooperatif model GI berpengaruh terhadap hasil belajar Kekhasan Atom Karbon? (b) Seberapa tinggi tingkat penguasaan materi Kekhasan Atom Karbon dengan diterapkannya metode pembelajaran kooperatif model GI?. Tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Untuk mengungkap pengaruh pembelajaran kooperatif model GI terhadap hasil belajar Kekhasan Atom Karbon K. (b) Ingin mengetahui seberapa jauh pemahaman dan penguasaan materi Kekhasan Atom Karbon setelah diterapkannya pembelajaran kooperatif model GI. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi, dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas XI MIPA. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai siklus III yaitu, siklus I (61,11%), siklus II (72,22%), siklus III (88,89%). Simpulan dari penelitian ini adalah metode kooperatif model GI dapat berpengaruh positif terhadap hasil belajar Siswa, serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternativ pembelajaran Tata Nama Senyawa Hidrokarbon.
References
Ali, Muhammad. 1996. Guru Dalam Proses
Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru
Algesindon.
Arikunto, Suharsimi. 1989. Penilaian Program
Pendidikan. Proyek Pengembangan LPTK
Depdikbud. Dirjen Dikti.
Arikunto, Suharsimi. 1993. Manajemen Mengajar
Secara Manusiawi. Jakarta: Rineksa
Cipta.
Arikunto, Suharsimi. 1999. Prosedur Penelitian
Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta:
Rineksa Cipta.
Arikunto,
Suharsimi.
2001.
Dasar-Dasar
Evaluasi Pendidikan. Jakarta: Bumi
Aksara.
Arikunto, Suharsimi. 1999. Prosedur Penelitian
Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta:
Rineksa Cipta.
Combs. Arthur. W. 1984. The Profesional
Education of Teachers. Allin and Bacon,
Inc. Boston.
Dayan, Anto. 1972. Pengantar Metode Statistik
Deskriptif. Lembaga Penelitian Pendidikan
dan Penerangan Ekonomi.
Djamarah, Syaiful Bahri. 2002. Strategi Belajar
Mengajar.
Jakarta:
Rineksa Cipta.
Djamarah. Syaiful Bahri. 2002. Psikologi
Belajar. Jakarta: Rineksa Cipta.
Foster, Bob. 1999. Seribu Pena SLTP Kelas I.
Jakarta: Erlangga.
Hadi, Sutrisno. 1981. Metodogi Research.
Yayasan Penerbitan Fakultas Psikologi
Universitas Gajah Mada. Yoyakarta.
Hamalik, Oemar. 1992. Psikologi Belajar dan
Mengajar. Bandung: Sinar Baru. Hamalik,
Oemar.
1999.
Kurikuum
dan
Pembelajaran. Jakarta: PT. Bumi Aksara.
Hasibuan. J.J. dan Moerdjiono. 1998.
Proses Belajar Mengajar. Bandung:
Remaja Rosdakarya.
Margono.
1997.
Metodologi
Penelitian
Pendidikan. Jakarta. Rineksa Cipta.
Mukhlis, Abdul. (Ed). 2000. Penelitian Tindakan
Kelas.
Makalah
PanitianPelatihan
Penulisan Karya Ilmiah untuk Guru-guru
se-Kabupaten Tuban.
Mursell, James ( - ). Succesfull Teaching
(terjemahan). Bandung: Jemmars.
Ngalim, Purwanto
Psikologi
Bandung:
Rosdakarya.
M.
1990.
Pendidikan.
PT.
Remaja
Nur, Moh. 2001. Pemotivasian Siswa untuk
Belajar.
Surabaya. University Press.
Universitas Negeri Surabaya.
Poerwodarminto. 1991. Kamus Umum Bahasa
Indonesia. Jakarta: Bina Ilmu. Rustiyah,
N.K. 1991. Strategi Belajar Mengajar.
Jakarta: Bina Aksara.
Sardiman, A.M. 1996. Interaksi dan Motivasi
Belajar Mengajar. Jakarta: Bina Aksara.
Slameto, 1988. Evaluasi Pendidikan. Jakarta:
Bina Aksara.
Soekamto, Toeti. 1997. Teori Belajar dan Model
Pembelajaran.
Jakarta:
Universitas Terbuka.
PAU-PPAI,
Suryabrata, Sumadi. 1990. Psikologi Pendidikan.
Yogyakarta: Andi Offset. Suryosubroto, b.
1997.
Proses Belajar Mengajar di
Sekolah. Jakarta: PT. Rineksa Cipta.
Syah, Muhibbin. 1995. Psikologi Pendidikan,
Suatu Pendekatan Baru. Bandung:
Remaja Rosdakarya.
Usman, Moh. Uzer. 2001. Menjadi Guru
Profesional.
Bandung:
Remaja
Rosdakarya. Wetherington. H.C. and W.H.
Walt. Burton. 1986. Teknik-teknik Belajar
dan Mengajar. (terjemahan) Bandung:
Jemmars