MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA MATERI SIFAT-SIFAT CAHAYA MELALUI METODE DEMONTRASI PADA SISWA KELAS V SEMESTER GENAP DI SDN WANASARI 03 KEC. CIBITUNG-BEKASI TAHUN AJARAN 2018-2019

Authors

  • Eulis Lena Karmiati SDN Wanasari 03 Author

Keywords:

Hasil Belajar, Pembelajaran IPA, Metode Demonstrasi

Abstract

Salah satu faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa yang optimal adalah iklim belajar yang baik, peningkatan sistem pembelajaran dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan. Peningkatan mutu pendidikan dapat diciptakan dengan penerapan sistem pembelajaran yang sesuai. Dari hasil evaluasi di kelas V SDN Wanasari 03 Kec. Cibitung tingkat penguasaan terhadap materi pelajaran pada pertemuan pertama masih rendah pada pelajaran IPA mengenai sifat-sifat cahaya hanya 8 orang siswa atau sebesar 20% dan 32 orang siswa atau sebesar 80% belum mencapai nilai yang maksimal di atas Keriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Sedangkan nilai ketuntasan untuk mata pelajaran IPA adalah 70. Maka dari hasil evaluasi di atas perlunya diadakan perbaikan pembelajaran. Berdasarkan hasil analisis terlihat jelas bahwa dalam upaya meningkatkan hasil belajar pelajaran IPA diperlukan memperbaiki kerakteristik siswa dan lingkungan belajar. Tujuan penelitian ini adalah untuk Meningkatkan hasil belajar siswa dalam proses pembelajaran IPA dengan materi sifat-sifat cahaya melalui penerapan metode demontrasi, Menganalisis peningkatan prestasi belajar siswa setelah diterapkannya metode demontrasi.  Penelitian pada pembelajaran IPA dengan materi sifat-sifat cahaya melalui metode demontrasi yang terfokus pada siswa kelas V dengan jumlah 40 orang siswa yang terdiri dari 22 siswa perempuan dan 18 siswa laki-laki yang tercatat pada tahun ajaran 2018-2019 semester genap. Metode penelitian menggunakan metode PenelitianTindakan Kelas. Berdasarkan hasil penelitian penggunaan metode demontrasi terbukti dapat meningkatkan hasil belajar IPA pada materi cahaya dan sifat-sifatnya. Hal ini tampak dari nilai rata-rata kelas pada siklus 1 sebesar 60, dan siklus 2 telah mencapai 71 dan ini telah melebihi standar Kriteria Ketuntasan Minimal pada mata pelajaran IPA sebesar 65. Sedangkan partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran, kekompakan dalam berkelompok dan keberanian siswa bertanya dapat ditumbuh kembangkan. Aktivitas siswa pada saat melakukan tindakan perbaikan pembelajaran dengan menggunakan metode latihan mengalami peningkatan. Pelaksanaan siklus 2 telah mengalami peningkatan yang signifikan. Dari hasil belajar mencapai ketuntasan yang diharapkan sebesar 97%. Aktivitas siswa dalam pembelajaran pun meningkat mencapai kategori baik. Siswa telah terbiasa dalam melakukan kegiatan pembelajaran dengan menggunakan metode demontrasi dan mampu mengerjakan soal dengan baik, merencanakan penyelesaian masalah, mengkomunikasikan rencana penyelesaian masalah dan memeriksa hasil penyelesaian.

References

Abdurrahman. (2010). Belajar dan

Pembelajaran. Bandung : Penerbit

Alfabeta

Ali, Muhammad. (2014). Guru dalam Proses

Belajar Mengajar. Jakarta: Sinar Baru

Algensindo

Awan, Sri, Asri dan Yuliwati. (2008).

Pendidikan dan Pembelajaran. Jakarta:

STKIP Press

Arikunto, Suharsimi. (2006). Prosedur

Penelitian Suatu Pendekatan Praktek.

Jakarta: Rineka Cipta

Bahri, Syaiful, Djamarah dan Aswan Zain.

(2002). Strategi Belajar Mengajar.

Jakarta: Rineka Cipta

Darsono, Max, dkk. (2000). Belajar dan

Pembelajaran, Semarang: IKIP

Semarang Press

Djojosoediro, Wasih. (2000) . Modul Hakikat

IPA dan Pembelajaran IPA. Semarang :

UNNES PGSD

Dimyati dam Moedjiono. (2000). Belajar dan

Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta

Hasibuan dan Moedjiono. (2003). Proses

Belajar Mengajar. Jakarta: Gramedia

Pustaka

Hamalik, Oemar. (2002). Perencanaan

Pengajaran Berdasarkan Pendekatan

Sistem, Jakarta: Sinar Grafika Offset

Kunandar. (2011). Langkah Mudah Penelitian

Tindakan Kelas. Jakarta: Rajawali Pers

Purwanto, Ngalim. (2007). Psikologi

Pendidikan. Jakarta: Remaja

Rosdakarya

Muslich, Masnur. (2011). Melaksanakan PTK

Itu Mudah. Jakarta : Bumi Aksara

Nuryani R. (2005). Strategi Belajar Mengajar

Biologi. Malang: UNM

Roestiyah. (2008). Strategi Belajar Mengajar,

Jakarta: Bina Aksara

Sanjaya, Wina. (2016). Stategi Pembelajaran:

Berorientasi Standar Proses

Pendidikan. Jakarta: Kencana

Satya, Bonette, Lelono Djati. (2007). Metode

Pembelajaran: Teori dan Aplikasi,

Jakarta : Penerbit Andi

Slameto. (2013). Belajar dan Faktor-Faktor

yang Mempengaruhi. Jakarta: Rineka

Cipta

Syah, Muhibbin. (2002). Psikologi Pendidikan

dengan Pendekatan Baru. Bandung:

Rosdakarya

Suyono, Hariyanto. (2011). Belajar dan

Pembelajaran: Teori dan Konsep Dasar.

Jakarta: Rosdakarya

Sudjana, Nana. (2002) Penilaian Hasil Proses

Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru

Algensindo

Tombokan Runtukahu. (2005). Pengajaran

Bagi Anak-Anak Berkesulitan Belajar.

Jakarta: Depdikbud

Zainul, Asnawi. (2001). Penilaian Hasil Belajar.

Jakarta: Dekdikbud

Wardani, Kuswaya Wihardit; Noehi Nasution.

(2006). Penelitian Tindakan Kelas,

Jakarta : Universitas Terbuka

Downloads

Published

2022-06-03

Issue

Section

Articles