PENINGKATAN HASIL BELAJAR KETRAMPILAN SPEAKING SISWA DENGAN TEKNIK PERMAINAN TERKA GAMBAR BERKELOMPOK PADA SISWA KELAS IX.2 SEMESTER I SMP NEGERI 3 TAMBUN SELATAN KABUPATEN BEKASI TAHUN AJARAN 2021/2022
Keywords:
Permainan Terka Gambar, Ketrampilan BerbicaraAbstract
Penelitian yang dilakukan ini adalah penelitian tindakan kelas tentang permainan terka gambar yang dilakukan secara berkelompok untuk meningkatkan ketrampilan berbicara siswa pada siswa Kelas IX.5 Semester I tahun ajaran 2021/2022, SMP NEGERI 3 Tambun Selatan, Jenis metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus tindakan, dan di setiap siklusnya terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa Kelas IX.2SMP NEGERI 3 Tambun Selatan yang berjumlah 40 siswa, yang terdiri dari 20 laki-laki dan 20 perempuan. Teknik analisa data menggunakan deskripsi kuantitatif, yaitu dengan melihat hasil pengamatan dan refleksi tentang peningkatan aktivitas belajar siswa berupa penilaian ketrampilan bicara siswa yang memenuhi indikator ketrampilan berbicara pada tahap pra siklus, siklus 1 dan siklus 2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap pra siklus, jumlah siswa yang nilainya memenuhi indikator hanya 8 siswa. Setelah dilakukan siklus 1, jumlah siswa yang nilainya memenuhi indikator ketrampilan berbicara meningkat menjadi 16. Kemudian setelah dilakukan siklus 2, terjadi peningkatan siswa yang nilainya memenuhi indikator menjadi 26 dari 40 siswa.Oleh karena itu, hasil penelitian ini menerima dan membuktikan kebenaran hipotesis yang menyatakan bahwa pembelajaran dengan menerapkan permainan terka gambar dengan berkelompok dapat meningkatkan ketrampilan berbicara siswa.Kemudian berdasarkan hasil penelitian tersebut, maka dapat juga diajukan saran-saran sebagai berikut: 1. Untuk siswa, keterampilan berbicara yang sudah diperoleh hendaknya dipertahankan atau lebih ditingkatkan lagi. 2. Untuk guru, perubahan yang baik ini hendaknya terus dikembangkan dan penerapan pendekatan, metode, dan teknik yang tepat dapat terus dipertahankan 3. Untuk sekolah, kiranya sekolah dapat memberi kesempatan untuk peningkatan keterampilan berbicara para siswanya secara lebih intensif.
References
Pembinaan Kemampuan Berbicara Bahasa
Indonesia. Jakarta: Erlangga.
Madusari, Endah Ariani dan Alamsyah, Teuku
dan Dihanti , Evi. 2009. Metodologi
Pembelajaran, Jakarta: Depdiknas
Mulyasa, E. 2007. Kurukulum Tin gkat Satuan
Pendidikan.
Bandung:
Rosdakarya
Nurgiyantoro,
Burhan.
Pembelajaran
2010.
Bahasa
Ramaja
Penilaian
Berbasis
Kompetensi. Yogyakarta: BPFE
Tujuan Pembelajaran Bahasa Indonesia di SD,
diakses tanggal 3 Desember 2011,
http://www.sekolahdasar.net/20
11/1
0/tujuan-pembelajaran-bahasa-indonesia
di.html Trianto. 2009. Mendesain Model Pembelajaran
Inovatif Pro gresif. Jakarta : Kencana
Prenada Media Group.
Zaini, Hisyam. 2008. Strategi Pembelajaran Aktif.
Yogyakarta : Pustaka Insan Madani.
Abdurrahman, Mulyana. (1994). Pendidikan Bagi
Anak Berkesulitan Belajar. Jakarta :
Rineka Cipta.
Musahir. (2003). Panduan Pengajaran Kurikulum
Berbasis Kompetensi Mata Pelajaran IPA,
Jakarta : CV. Irfandi Putra.
Sujana, Nana. (1999). Penilaian Hasil Proses
Belajar Mengajar. Bandung : Rosda Karya.