PENINGKATAN KOMPETENSI PEDAGOGIK DALAM MENYUSUN PERENCANAAN PEMBELAJARAN MELALUI SUPERVISI AKADEMIK PADA GURU SMKN 2 RANGKASBITUNG
Keywords:
Kompetensi Pedagogik, Supervisi Akademik.Abstract
Tujuan penelitian tindakan sekolah ini adalah untuk meningkatkan Kompetensi Pedagogik dalam Menyusun Perencanaan Pembelajaran melalui Supervisi Akademik pada Guru SMKN 2 Rangkasbitung, dalam menyusun rencana pembelajaran yang sesuai dengan standar kompetensi masing-masing pelajaran agar dapat menjadi acuan dalam proses pembelajaran sehingga peserta didik mampu mencapai kriteria ketuntasan minimal. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Penelitian Tindakan (action Research) yang terdiri dari 2 (dua) siklus, dan setiap siklus terdiri dari: Perencanaan, Pelaksanaan, Pengamatan, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Pada komponen Perumusan indikator tujuan pembelajaran, terlihat peningkatan dari 60,0% pada Kompetensi awal, menjadi 71,8% pada siklus I dan pada siklus II meningkat menjadi 76,5%; (2) Pada Komponen Penentuan bahan dan materi pembelajaran, terdapat peningkatan Kompetensi dari 60,0% menjadi 67,1% setelah siklus I dan pada siklus II lebih menguat menjadi 72,9%; (3) Dalam Komponen Pemilihan Strategi dan metoda pembelajaran, yang didalamnya memuat langkah-langkah pembelajaran dan penentuan alokasi waktu yang digunakan,terlihat adanya peningkatan yang signifikan dari yang semula hanya 49,2% menjadi 61,2% pada siklus I dan meningkat lagi menjadi 71,8% setelah siklus II; (4) Meskipun tidak terlihat adanya peningkatan yang cukup tajam, dalam komponen pemilihan Media dan alat pembelajaran juga terdapat adanya peningkatan dari 53,8% pada awal kegiatan dan 58,8% setelah siklus I, menjadi 71,8% setelah siklus II; (5) Peningkatan yang cukup signifikan juga dapat kita lihat pada komponen perencanaan evaluasi pembelajaran. Dari yang semula hanya 53,8% pada awal kegiatan, menjadi 56,5% pada akhir siklus I dan berhasil mencapai 70,6% pada akhir siklus 2; dan (6) Melihat data perolehan hasil penelitian dalam kegiatan penelitian tindakan sekolah ini, dapat disimpulkan bahwa supervisi akademik dapat meningkatkan Kompetensi Guru dalam Menyusun Perencanaan Pembelajaran pada Guru SMKN 2 Rangkasbitung.
References
Abimanyu, Soli dan Thayeb Manrihu. 1996.
Tehnik dan Laboratorium Konseling.
Jakarta: Direktorat Jenderal Pendidikan
Tinggi.
Arikunto,
Suharsimi.
1990.
Manajemen
Pengajaran Secara Manusiawi. Jakarta:
Rineka Cipta. -------------. 1997. Prosedur Penelitian Suatu
Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka
Cipta. ---------------. 2013. Penelitian Tindakan Sekolah.
Jakarta : PT Bumi Aksara
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI.
1982. Alat Penilaian Kemampuan Guru: Buku I. Jakarta: Proyek Pengembangan
Pendidikan Guru.
Kurniasih, Imas dan Sani, Berlin. 2014. Teknik
dan cara mudah membuat Penelitian
Tindakan Sekolah. Yogyakarta: PT
Katapena
Rusman. 2014. Model-model Pembelajaran
Mengembangkan Profesionalisme Guru.
Jakarta:PT Raja Grafindo Persada.
Suhardjono, A. Azis Hoesein, dkk. 1995.
Pedoman penyusunan KTI di Bidang
Pendidikan
dan
Angka
Kredit
Pengembangan Profesi Guru. Digutentis,
Jakarta : Diknas
Suhardjono.
2005.
Laporan
Penelitian
Eksperimen dan Penelitian Tindakan
Sekolah sebagai KTI, makalah pada
Pelatihan Peningkatan Mutu Guru di
LPMP Makasar, Maret 2005
Suhardjono. 2009. Tanya jawab tentang PTK
dan PTS, naskah buku.
Supardi. 2005. Penyusunan Usulan, dan
Laporan Penelitian Penelitian Tindakan
Sekolah, Makalah disampaikan pada
“Diklat
Pengembangan
Profesi
Widyaiswara”, Ditektorat Tenaga Pendidik
dan Kependidikan Dirjen Pendidikan
Dasar dan Menengah, Departemen
Pendidikan Nasional.
Uno Hamzah.B, Prof, DR, M.Pd. 2007. Model
Pembelajaran : Menciptakan Proses
Belajar Mengajar yang Kreatif dan Efektif ,
Jakarta, Bumi Aksara.
Pedoman Pembelajaran Tuntas, Direktorat
Jendral Pendidikan Dasar dan Menengah,
Departemen
Pendidikan
Jakarta.
Nasional,
Wiraatmaja, Rochiati, Prof. Dr. (2005). Metode
Penelitian Tindakan Kelas. UPI dan
Remaja Rosdakarya : Bandung.
Widya Upadesa ( Buku Pelajaran Agama Hindu),
untuk SD Kelas 4, Widya Dharma
Denpasar,
Ditjen
Bimas
Kementerian Agam R I, 2007