IMPLEMENTASI PEMBINAAN KESADARAN BERKONSTITUSI MELALUI “MEMBER DUPAN”DI SMK NEGERI 1 RANGKASBITUNG
Keywords:
Member Dupan, KonstitusiAbstract
Penelitian dilakukan pada bulan Mei – Juli 2020, tempat penelitian SMKN 1 Rangkasbitung. Metode dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Penelitian deskriptif adalah salah satu jenis penelitian yang tujuannya untuk menyajikan gambaran lengkap mengenai setting sosial atau dimaksudkan untuk eksplorasi dan klarifikasi mengenai suatu fenomena atau kenyataan sosial, dengan jalan mendeskripsikan sejumlah variabel yang berkenaan dengan masalah dan unit yang diteliti antara fenomena yang diuji. Dalam penelitian ini, peneliti telah memiliki definisi jelas tentang subjek penelitian dan akan menggunakan pertanyaan who dalam menggali informasi yang dibutuhkan. Tujuan dari penelitian deskriptif adalah menghasilkan gambaran akurat tentang sebuah kelompok, menggambarkan mekanisme sebuah proses atau hubungan, memberikan gambaran lengkap baik dalam bentuk verbal atau numerikal, menyajikan informasi dasar akan suatu hubungan, menciptakan seperangkat kategori dan mengklasifikasikan subjek penelitian, menjelaskan seperangkat tahapan atau proses, serta untuk menyimpan informasi bersifat kontradiktif mengenai subjek penelitian. Dalam penelitian ini populasinya adalah seluruh siswa SMK Negeri 1 Rangkasbitung dan sample dalam penelitian ini adalah 80 siswa SMK Negeri 1 Rangkasbitung. Instrumen dalam penelitian ini adalah angket . Teknik angket adalah salah satu cara untuk mengumpulkan data atau informasi siswa menggunakan serangkaian pertanyaan yang diajukan kepada siswa secara tertulis. Teknik pengambilan sampling dalam penelitian ini adalah purposive sampling. siswa yang mengimplementasikan Nilai nilai Pancasila sebelum melakukan kegiatan Member Dupan sebanyak 50% atau 40 siswa . Dan ketika sudah melakukan kegiatan Member Dupan siswa yang mengimplementasikan Nilai nilai Pancasila 100 % atau 80 siswa. Hal ini menunjukan adanya peningkatan nilai nilai pancasila pada indikator tersebut sebesar 50%.Indikator siswa yang aktif dalam melakukan Impelementasi nilai nilai konstitusi di masyarakat sebelum implementasi Member Dupan sebanyak 62.5% atau 50 siswa. Dan ketika sudah melakukan kegiatan Member Dupan siswa yang aktif dalam melakukan implementasi nilai-nilai dilingkungan masyarakat sebanyak 100 % atau 80 siswa. Hal ini menunjukan adanya peningkatan impelementasi nilai-nilai konstitusi di masyarakat pada indikator tersebut sebesar 37.5%.Indikator siswa yang mencerminkan implementasi nilai-nilai konstitusi di sekolah sebelum implementasi Member Dupan sebanyak 37.5% atau 30 siswa. Dan ketika sudah melakukan kegiatan Member Dupan siswa yang mencerminkan impelemntasi nilai-milai konstitusi disekolah sebanyak 93.75 % atau 75 siswa. Hal ini menunjukan adanya peningkatan implementasi nilai-nilai konstitusi dikeluarga pada indikator tersebut sebesar 56.25%.Indikator siswa yang mencerminkan implementasi nilai-nilai kosntitusi di keluarga sebanyak 25% atau 20 siswa. Dan ketika sudah melakukan kegiatan implementasi nilai-nilai kosntitusi di keluarga sebanyak 93.75 % atau 75 siswa. Hal ini menunjukan adanya peningkatan implementasi nilai-nilai kosntitusi di keluarga pada indikator tersebut sebesar 68.75.
References
http://mii.fmipa.ugm.ac.id/p=121
http://fungsi
umum.blogspot.com/2013/05/pengaruh
globalisasi-terhadap-dunia.html
http://www.Kemdiknas.go.id/Kemdikbud/
Dewangga, T. A. (2012, Agustus 03).Nilai Nilai
Pancasila dan Nilai nilai Konstitusi untuk
Membangun Manusia
Panduan Pemasyarakatan UUD Negara
Republik Indonesia
Tahun 1945 dan
Ketetapan MPR ( 2015 )
Yusnawan Lubis (2008, Mei 2008) Memahami
Pendidikan Kewarganegaraan.