PENERAPAN SUPERVISI UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU DALAM MENYUSUN ALAT EVALUASI PEMBELAJARAN PENILAIAN KETERAMPILAN
Keywords:
Penerapan Supervisi, Kompetensi guru, Alat Evaluasi Pembelajaran Penilaian KeterampilanAbstract
Kondisi objektif yang terjadi di sekolah binaan peneliti, kemampuan guru masih rendah. Guru belum memahami prinsip-prinsip utama dalam menyusun soal tes hasil belajar yang baik. Berdasarkan hasil observasi awal yang dilakukan peneliti melalui supervisi, soal yang dibuat guru masih belum memenuhi kriteria penyusunan soal tes hasil belajar secara lengkap. Dengan adanya supervisi dari Kepala sekolah, guru akan termotivasi untuk penyusunan alat evaluasi pembelajaran penilaian keterampilan siswa dengan sungguh-sungguh, dan sebaik mungkin. Metode penelitian yang digunakan dalam kajian ini adalah penelitian tindakan sekolah, dengan subjek penelitian guru kelas di SDN Karang Satria 05 Kecamatan Tambun Utara Kabupaten Bekasi yang merupakan sekolah yang dipimpin penulis yang bertugas sebagai kepala sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kemampuan guru kelas dalam penyusunan alat evaluasi pembelajaran melalui penerapan supervisi. Hasil observasi pada pelaksanaan penyusunan alat evaluasi pembelajaran penilaian keterampilan siswa dimulai pra siklus sampai ke siklus kedua. Pada pra siklus nilai rata-rata komponen pelaksanaan proses pembelajaran sebesar 54,11%, kemudian pada siklus kesatu nilai rata-rata komponen pelaksanaan proses pembelajaran naik menjadi 78,56% dan pada siklus kedua naik menjadi 83,56%. Penerapan supervisi kepala sekolah dalam membina guru untuk meningkatkan kemampuan dalam menyusun soal tes hasil belajar penilaian keterampilan, sangat dimungkinkan kemampuan guru dalam menyusun soal tes hasil belajar, terasah dan mengalami peningkatan. Sebab dalam supervisi ini pengawas sekolah melakukan pembinaan kepada guru untuk berlatih menyusun soal tes belajar sampai guru benar-benar paham dan cakap dalam membuat soal tes hasil belajar siswa.
References
Angela, M. An Analysis of Cooperative
Learning Approaches for Students
with
Learning
www.ebscohost.com
pada 14/08/2016)
Disabilities.
(diakses
Bahri, Arsad. The Controbution Of
Learning
Motivation
And
Metacognitive Skill On Cognitive
Learning Outcome Of Students
Within
Different
Learning
Strategies, Journal Of Baltic
Science
Education,
www.ebscohost.com,
pada 19 Maret 2016)
(diakses
Banks, James A. 2012. Strategi Mengajar
Ilmu
Sosial
Penilaian,
dan
(Penyelidikan,
Pengambilan
Keputusan). Bandung : Mutiara
Press.
Bauml, Michelle. 2016. Is It Cute Or
Does It Count? Learning To
Teach For Meaningful Social
Studies In Elementary Grades.
The Journal of Social Studies
Research 40 (2016)
55–69. www.ebscohost.com (diakses
pada 14 September 2016)
Gencosman, Tuna. Effect of Student
Teams- Achievement Divisions
Technique Used in Science and
Technology Education on Self
Efficacy,
Test
Anxiety
and
Academic Achievement. (Turkey :
Akhdeniz
University,
2012).
www.ebscohost.com (diakses pada
22 Agustus 2016)
Hamalik, Oemar. 2015. Proses Belajar
Mengajar. Jakarta : Bumi Aksara.
Huda,
Miftahul.
2015.
Cooperative
Learning: Metode, Teknik, Struktur
dan Model Penerapan. Yogyakarta
: Irham, Muhamad dan Novan Ardy
Wiyani.
2016.
Psikologi
Pendidikan. Yogyakarta : Ar-Ruzz
Media. Pustaka Pelajar
Jamaris, Martini. 2013. Orientasi Baru
dalam Psikologi Pendidikan.
Bogor : Ghalia Indonesia.
Kopko, Kyle C. 2016. Assessing
Outcomes of National Science
Foundati Grants in the Social
Sciences.
Council
on
Undergraduate Research Journal :
Elizabeth
Univer
sity.
www.ebscohost.com
(diakses pada 14 September
2016)
Kunandar. 2016. Langkah Mudah
Penelitian
Tindakan
Sebagai
Kelas
Pengembangan Profesi Guru.
Jakarta: Rajawali Pers.