MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PPKN MELALUI METODE PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PJBL) DI KELAS VIII.3 SMPN 1 CIKARANG UTARA
Keywords:
PKn, Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL)Abstract
Penelitian ini berdasarkan permasalahan. (a) Apakah hasil belajar pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dapat ditingkatkan dengan menerapkan Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL). (b) Apakah prosentase pencapaian KKM Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dapat ditingkatkan dengan menerapkan Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL). (c) Apakah antuasias belajar pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan dapat ditingkatkan dengan menerapkan Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL). Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah Sesuai dengan untuk (a) mengetahui peningkatan hasil belajar kewarganegaraan setelah diterapkan Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) pada siswa kelas VIII.3 SMPN 1 Cikarang Utara. (b) mengetahui antusias belajar pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan setelah diterapkan Strategi Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL). Penelitian ini menggunakan tindakan (Action research) sebanyak tiga putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan dan pengamatan, refleksi dan refisi. Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas 8.3 SMPN 1 Cikarang Utara. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan belajar mengajar. Dari hasil analis didapatkan bahwa prestasi belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I sampai III yaitu, siklus I rata-rata (73.1), siklus II rata-rata (74,8), siklus III rata-rata (82.5). Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) dapat berpengaruh positif terhadap prestasi dan motivasi belajar Siswa serta model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai salah satu alternative pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan.
References
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 2003. Kamus Besar Bahasa
Indonesia. Balai Pustaka Jakarta.
Eveline Siregar & hartini Nara.2010. Teori Belajar dan Pembelajaran.
Ghalia Indonesia.
Kaelan dan Achmad Zubaidi. 2007 Pendidikan Kewarganegaraan. Untuk
Perguruan Tinggi. Paradigma. Yogyakarta.
Nana Sudjana. 2009. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung :
Remaja Rosdakarya.
Nana Sudjana. 1988. Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar. Sinar Baru.
Bandung.
Nurhadi. 2004. Kurikulum 2004 Pertanyaan dan Jawaban.. Jakarta :PT.
Gramedia.
Rusman. 2012. Model-Model Pembelajaran. Jakarta. Raja Grafindo.
Slameto. 2010. Belajar dan Faktor-faktor yang Mepengarui. Rineka Cipta.
Sri Harmi. 2005. Jendela Sains Lingkungan dan Alam Sekitar. Tiga
Serangkai Pustaka Mandiri.
Suyono & Hariyanto 2013. Belajar dan Pembelajaran, Teori dan Konsep
Dasar. Remaja Rosdakarya.
Slavin E Robert 2009 Cooperative Learning Bandung. Nusa Media.
Sutanto, Ahmad 2013, Teori Belajar dan Pembelajaran Di Sekolah Dasar,
Jakarta, Kencana.
Benyamin Bloom.Takonomy of Education Objektifes, (Newyork: David
McKay,1957)
Romizoswki, Strategi Belajar Mengajar. (Dirjen Dikti, 1982).
Gagne dan Brigges, Principle OfIntructional design. (Newyork: Holt,
Rinehartdan Winston, 1979).
Muhibin Syah, Psikologi Pendidikan dengan Pendekatan Baru. (Bandung
Edisirecisia Rosda, 2001).
Bahri Jamarah dan Aswan Zain. Strategi Belajar Mengajar. (Jakarta: Rineke
Cipta, 2002).
De Ceccodan Crawford, The Psychology of learning and Teaching (New
Delhi: Hall of India, 1777).