UPAYA MENINGKATAN KOMPETENSI DAN KINERJA GURU KELAS DI SD NEGERI KARANG BARU 02 KECAMATAN CIKARANG UTARA MELALUI SUPERVISI AKADEMIK (LAPORAN PENELITIAN TINDAKAN SEKOLAH DI SD NEGERI KARANG BARU 02 KECAMATAN CIKARANG UTARA, KABUPATEN BEKASI)
Keywords:
Kompetensi Dan Kinerja Guru Kelas, Supervisi AkademikAbstract
Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui upaya meningkatkan kompetensi dan kinerja guru kelas melalui supervisi akademik di SD Negeri Karang Baru 02 Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Kompetensi adalah kemampuan yang harus dikuasai dalam melaksanakan pekerjaan tertentu. Menurut Pynes, kompetensi didefinisikan sebagai pengetahuan, keterampilan, kemampuan, atribut, dan perilaku yang dibutuhkan untuk melakukan pekerjaan tertentu. Sedangkan Kinerja dalam bahasa Inggris disebut “performance”, yang berarti tampilan kerja; unjuk kerja; wujud kerja. Kinerja merupakan suatu kegiatan yang dilakukan seseorang dalam melaksanakan, menyelesaikan tugas serta tanggung jawabnya sesuai dengan harapan dan tujuan yang telah ditetapkan. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Karang Baru 02 Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Waktu Penelitian Penelitian dilaksanakan bulan Juni sampai bulan Desember 2019. Lamanya penelitian kurang lebih satu semester Penelitian ini terdiri dari 2 siklus, masing – masing siklus 3 pertemuan. Penelitian tindakan sekolah ini dilakukan oleh peneliti sendiri yang juga selaku kepala sekolah di SD Karang Baru 02 Cikarang Utara bersama-sama dengan observer yaitu seorang guru. Sedangkan yang diteliti adalah guru – guru yang menjadi guru kelas baik yang berstatus PNS maupun Honorer sebanyak 23 orang. Data yang akan dianalisis dikumpulkan melalui instrumen supervisi, yang digunakan untuk mengukur kompetensi dan kinerja guru kelas yang dilakukan oleh peneliti selaku kepala sekolah. Penelitian tindakan ini berfokus pada peningkatan kompetensi dan kinerja guru kelas melalui supervisi akademik. Dari analisis diperoleh bahwa terjadi peningkatan kompetensi dan kinerja guru kelas juga adanya peningkatan pembinaan, pengawasan dan penilaian dari kepala sekolah. Hasil perolehan skor nilai pada siklus I mencapai 57 % (13 orang guru yang memuaskan ) dengan nilai tertinggi 3,11 dan nilai terendah 2,34. Sedangkan pada Siklus II perolehan skor mencapai 96 % (22 orang guru yang memuaskan ) dan 4 % (1 orang guru sangat memuaskan), dengan nilai tertinggi 3,29 dan nilai terendah 2,83. Berdasarkan grafik pada siklus I, frekuensi tertinggi skor penilaian tentang aspek Proses Belajar Mengajar (PBM) berada pada rentang 2,64 - 2,78) sedangkan pada siklus II frekuensi tertinggi skor penilaian pada rentang (3,01 - 3,09), cukup tinggi untuk sebagian responden. .Kegiatan PTS ini akan sangat membantu kami dalam memahami kompetensi dan kinerja guru kelas dalam bekerja sebagai pengajar dan pendidik serta pada akhirnya nanti bermuara pada pencapaian tujuan pembelajaran yang memuaskan.
References
Abbas, Yusra. Motivasi Intrinsik, Motivasi Ekstrinsik, Kompetensi Dan Kinerja
Guru, Humanitas, Vol. X No.1 Januari 2013.
Anonim. 2004. Standar Kompetensi Guru Sekolah Dasar,Jakarta : Direktorat
Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Direktorat Tenaga
Kependidikan.
Anonim. 2005. Undang-Undang Republik Indonesia Tahun 2005,Jakarta,Tentang
Guru dan Dosen, Cemerlang Jakarta.
Alfonso, R.J. Firth, G.R, dan Neville,R.F. 1981. Instructional Supervision: A
Behavour. System. Boston: Allyn and Bacon, Inc.
Asmani, Jamal Ma’mur. 2014. Tips Menjadi Guru Inspiratif, Kreatif, dan Inovatif.
Jogjakarta: DIVA press
Davys, Allyson and Liz Beddoe. Best Practice in Professional Supervision.
London: Jessica Kingsley Publishers, 2010. Depdikbud. 1997. Pedoman Pelaksanaan Sistem Pembinaan Profesional Bagi
Guru Sekolah Dasar. Jakarta: Bagian Proyek PEQIP.
Glickman, Carl.D. 1981. Developmental Supervision Alternative Practices for
Helping Teachers Improve Instruction. Virginia: Asscociation for
Supervision and Curriculum Development.
http://www.canboyz.co.cc/2010/05/pengertian-definisi-supervisi.html
http://www.khusnuridlo.net/2010/06/supervisi-akademik-dalam-rangka.html
Latham, Gary P. 2007. Work motivation: History, Theory, Research, and Practice.
California: Sage Publications Inc.,
Martinis Yamin. 2010. Standarisasi Kinerja Guru. Jakarta: Gaung Persada Press.
Mulyasa, E. (2013). Standar Kompetensi dan Sertifikasi Guru. Bandung: PT
Remaja Rosdakarya
Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No. 19 tahun 2007 tentang Standar
Pengelolaan Pendidikan
Permadi, 1996. Pemimpin dan Kepemimpinan dalam Manajemen. Jakarta: Rineka
Cipta,
Pidarta, Made. 1995. Peranan Kepala Sekolah pada Pendidikan Dasar. Jakarta:
Grasindo,
Purwanto, M. Ngalim. 1999. Administrasi dan Supervisi Pendidikan. Bandung:
Remaja Rosdakarya.
Sahertian, Piet A. 2000. Konsep-Konsep dan Teknik Supervisi Pendidikan Dalam
Rangka Pengembangan Sumber Daya Manusia. Jakarta: Rineka Cipta.
Saud, Udin Syaefudin. 2010. Pengembangan Profesi Guru. Bandung : Alfabeta.
Sudrajat. 1988. Manajemen Lingkungan Kerja. Jakarta: Depdikbud.
Supardi. 2014. Kinerja Guru. Raja Grafindo Persada. Jakarta
Syaiful
Sagala, H. 2010. Supervisi Pembelajaran Dalam Profesi
Pendidikan:Membantu Mengatasi Kesulitan Guru Memberikan Layanan
Bermutu. Bandung: Alfabeta.
Usman, M. Uzer. 2010. Menjadi Guru Profesional. Bandung: PT. Remaja Rosda
Karya.