MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA TENTANG PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN PECAHAN BIASA DENGAN PENYEBUT BERBEDA MENGGUNAKAN METODE REALISTIK PADA SISWA KELAS V DI SDN SIMPANGAN 05
Keywords:
Realistik, Pecahan biasa, Siswa Kelas VAbstract
Meningkatkan hasil belajar siswa tentang penjumlahan dan pengurangan pecahan biasa dengan penyebut berbeda menggunakan metode realistik pada siswa kelas V di SDN Simpangan 05. Peserta didik seringkali mengalami kebosanan dalam proses pembelajaran Upaya untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan menggunakan metode realistik. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1) Apakah metode matematika realistik dapat meningkatkan hasil belajar tentang penjumlahan pecahan biasa dengan penyebut berbeda siswa kelas V SDN Simpangan 05 ? Pendekatan ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Matematika di kelas V SDN Simpangan 05 melalui metode realittik. Metode realistik menitikberatkan kepada matematika sekolah Dasar yang dilaksanakan dengan menempatkan realitas dan pengalaman siswa sebagai titik awal pembelajaran. Masalah-masalah realistik digunakan sebagai sumber munculnya konsep-konsep matematika atau pengetahuan matematika formal. Hasil teman dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : 1) aktivitas siswa pada pembelajaran matematika penjumlahan dan pengurangan pada pecahan biasa dengan penyebut yang berbeda yang dimulai dari Pra siklus lalu Siklus I dan Siklus II menunjukkan adanya peningkatan, ini dapat dilihat dari nilai rata-rata nilai tes akhir 65,55 Pra siklus, 71,03 Siklus I lalu 75,81 Siklus II serta tingkatan keaktifan guru pada Siklus 1 57,5% pertemuan 1 dan 70% pertemuan 2, serta pada siklus 2 77,5% pertemuan 1 dan 82,5% pertemuan 2 dengan rata-rata keaktifan siswa pada siklus 1 sebesar 64,75% dan pada siklus 2 sebesar 83,75% dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa penggunaan metode realistik pada pembelajaran Matematika dengan materi penjumlahan dan pengurangan pecahan biasa dapat meningkatkan hasil belajar dan keaktifan siswa.
References
Ambarita, A. (2006). Manajemen Pembelajaran. Jakarta: Departemen Pendidikan
Nasional Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Direktorat Ketenagaan.
Arikunto, S. (2003). Manajemen Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta. Arsyad, A.
(2011). Media Pembelajaran. Jakarta: Rajawali Pers.
Mikan, dkk. (2009). Gemar Belajar Matematika. Jakarta: PT Mentari Pustaka.
Desmita. (2011). Psikologi Perkembangan Peserta Didik. Bandung: Remaja
Rosdakarya.
Dimyati dan Mudjiono. (2002). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: PT Rineka
Cipta.
Hadi, Sutarto. 2005. Pendidikan Matematika Realistik dan Implementasinya.Banjarmasin: Tulip.
Majid, A. (2014). Penilaian Autentik Proses dan Hasil Belajar. Bandung: PT
Remaja Rosdakarya Offset.
Pitajeng. (2006). Pembelajaran Matematika yang Menyenangkan. Jakarta:
Departemen Pendidikan Nasional Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi.
Prihandoko, A C. (2006). Konsep Matematika Secara Benar dan Menarik.
Departemen Pendidikan Nasional Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Dirktorat
Ketenagaan.
Rosman Hartini Sam’s, Model Penelitian Tindakan Kelas, (Yogyakarta: Teras,
2010)
Sadiman, A. S. dkk. (2009). Media Pendidikan. Jakarta: Rajawali Pers. Sanjaya,
W(2011). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Kencana.
Slameto. (2003). Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: PT
Asdi Mahasatya.
Subarinah, S. (2006). Inovasi Pembelajaran Matematika. Jakarta: Departemen
Pendidikan Nasional.
Sudjana, N dan Ahmad Rivai. (2010). Media Pengajaran. Bandung: Sinar Baru
Algensindo.
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian. Bandung: Alfabeta.