PEMBINAAN CLCK (CONTOH, LATIHAN, CONTROL, KERJA MANDIRI) DALAM PROGRAM PEMBELAJARAN UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU SD NEGERI MEKARSARI 03 KECAMATAN  TAMBUN SELATAN)

Authors

  • Nuryanti SDN Mekarsari 03 Author

Keywords:

Model Pembinaan CLCK, KKG, Kompetensi Guru.

Abstract

Penelitian dilakukan dengan dua siklus masing-masing siklus terdiri atas empat tahapan, yakni : perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Indikator kinerja yang ditetapkan adalah bila minimal skor 12 (cukup aktif). Dalam Program Pembelajaran di Kelompok Kerja Guru (KKG) di SD Negeri Mekarsari 03 Kecamatan Tambun Selatan, maka sudah dapat dikatakan tindakan yang diterapkan berhasil. Aspek yang diukur dalam observasi adalah Antusiasme Guru di Kelompok Kerja Guru di SD Negeri Mekarsari 03 Kecamatan Tambun Selatan, interaksi Guru dengan pembina pengawas sekolah, interaksi dengan Guru dalam KKG, Kerja sama kelompok, aktivitas dalam diskusi kelompok. Dari analisis diperoleh bahwa terjadi peningkatan aktivitas dan kompetensi guru dalam Pembelajaran dari siklus I ke siklus II. Ketercapaian indikator kinerja terdapat pada tindakan ke II. Dengan demikian, dapat diumpamakan bahwa Model Pembinaan CLCK dalam program Kelompok Kerja Guru dapat meningkatkan kompetensi guru di di SD Negeri Mekarsari 03 Tambun Selatan Tahun 2019, Guru memberikan respon positif terhadap pembinaan CLCK dalam program penyusunan soal. dapat meningkatkan kompetensi guru di SD Negeri Mekarsari 03. Dengan demikian dapat disarankan kepada pengawas atau peneliti yang lain agar Model Pembinaan CLCK dalam program Kelompok Kerja Guru tetap dilaksanakan secara berkesinambungan, Model CLCK yang diperoleh untuk peningkatan Kompetensi Guru, dalam program Kelompok Kerja Guru tetap dilaksanakan secara berkesinambungan.

References

Alfonso, RJ., Firth, G.R., dan Neville,

R.F.1981. Instructional Supervision, A

Behavior System, Boston: Allyn and

Bacon, Inc.

Departemen

Pendidikan

dan

Kebudayaan RI. 1982. Alat Penilaian

Kemampuan Guru: Buku I. Jakarta:

Proyek

Pengembangan Pendidikan

Guru.

--------------.1997. Pedoman Pembinaan

Profesional

Guru Sekolah Dasar.

Jakarta: Direktorat Pendidikan Dasar

--------------. 1997. Pedoman Pengelolaan

Gugus

Sekolah:

Jakarta:

Proyek

Peningkatan Mutu Sekolah Dasar, TK

dan SLB

--------------.1998.

Pelaksanaan

Pengawas

Petunjuk

Jabatan

Teknis

Fungsional

Sekolah dan Angka

Kreditnya, Jakarta: Depdikbud.

---------------. 2003. Pedoman Supervisi

Pengajaran. Jakarta: Ditjen Dikdasmen.

Direktorat Tenaga Pendidik – Dirjen

PMPTK – Depdiknas RI, 2007, Supervisi

Akademik

dalam

Peningkatan

Profesionalisme Guru, Jakarta.

Direktorat Tenaga Pendidik – Dirjen

PMPTK – Depdiknas RI, 2008, Metode

dan Teknik Supervisi, Jakarta.

Direktorat Pembinaan Pendidik dan

Tenaga Kependidikan Pendidikan Dasar – Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar

Kementerian

Pendidikan

Kebudayaan,

2014,

dan

Supervisi

Pembelajaran - Bahan Materi Bimbingan

Teknis Penguatan Kepala Sekolah ,

Jakarta.

Flanders, N.A. 1976 ”Interaction Analysis

and Clinical Supervision,” Journal of

Research

and

Development

in

Education, Volume 9 2, Athens, Georgia.

Journal of Research and Development in

Education. Volume 15, Athen, Georgia

Glickman, C.D 1995. Supervision of

Instruction. Boston: Allyn And Bacon Inc.

Glickman, John1981. Reconstructing

American Education.Harvard University

Press Cambridge, Massachusetts and

London, England

Kemmis S dan Mc.Taggart. 1992. The

Action Research Planner. Victoria:

Deakrin University.

Nolan, J.F. 2011. Teacher Supervision

and Evaluation. Wiley: United State of

America.

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional

No. 13 tahun 2007 tentang Standar

Kompetensi Kepala Sekolah/Madrasah,

Jakarta.

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional

No. 41 tahun 2007 tentang Standar

Proses Jakarta.

Purwadarminta, 2003, Kamus Umum

Bahasa Indonesia, Balai Pustaka Jakata.

Pusat

Pengembangan

Tenaga

Kependidikan – Badan PSDMP & K dan

PMP Kementerian Pendidikan dan

Kebudayaan, 2012, Supervisi Akademik – Bahan Pembelajaran Utama –

Pengembangan

Keprofesian

Berkelanjutan Tingkat I Kepala Sekolah

Dasar/Madrasah Ibtidaiyah. Jakarta

Roe, William H. & Thelbert L. Drake

(1980). The Principalship. New York:

Macmillan Publishing Co., Inc.

Razik, T.A. & Swanson, A. (1995).

Fundamental Concept of Educational

Leadership

and

Management.

Colombus-Ohio: Prentice Hall

Sagala dalam Zakir Hubolo (Jumat, 18

Maret 2011: 18:III)

Sergiovanni,

T.J.

1987.

Editor.

Supervision of Teaching. Alexandria:

Association

for

Supervision

and

Curriculum Development.

Uzer Usman 2010, Menjadi Guru

Profesional, Bandung:Rosda

Wiles, Kimball, John T Lovell, (1975).

Supervision for Better Schools. New

Jersey: Prentice-Hall.

Downloads

Published

2022-06-03

Issue

Section

Articles